March 15, 2018

GIGIH

Teacher is one of the professions many women – especially in rural area – choose to have or end up having. This occupation is viewed to offer flexibility and in line with stereotypes that women are nurturing and patience. In reality, cultural norms make female teachers especially those who are mothers or mothers-to-be face the challenges of bearing multiple burdens, just like women with other professions. House chores and child-rearing have not been equally distributed in the households, so mother teachers (teachers who are also mothers) often times struggle to balance their multiple tasks. Without equal distribution of family-related tasks, it is challenging for women to reach top positions in work because they do not have sufficient time to do more to improve their careers.

This situation inspires EQuIC to support mother teachers through a program called GIGIH (persistent) – Gerakan Independen Guru Ibu Hebat (Independent Movement of Awesome Mother Teachers). Working with committed schools/madrasas, GIGIH aims to support mother teachers in developing their professional lives by providing a school environment that is mother and family friendly. This program will kick off on April 22, where schools are invited to a socialization meeting at the EQuIC secretariat for program introduction and needs assessment.

Interested schools/madrasas can contact EQuIC Program Officer Pak David on 0812-2223-2932

 

Guru adalah salah satu profesi yang dipilih atau dianggap paling sesuai bagi banyak perempuan – terutama di pedesaan. Pekerjaan ini dipandang menawarkan fleksibilitas dan sesuai dengan stereotip bahwa perempuan memiliki karakter mengasuh dan sabar. Pada kenyataannya, norm budaya membuat guru perempuan terutama ibu dan calon ibu menghadapi tantangan beban ganda, sebagaimana perempuan di profesi lain. Tugas rumah tangga dan pengasuhan anak belum didistribusikan secara seimbang dalam rumah tangga, sehingga guru ibu (guru yang juga ibu) sering bersusah payah menyeimbangkan berbagai tugasnya. Tanpa distribusi tugas rumah tangga yang seimbang, sulit bagi perempuan untuk mencapai posisi tinggi dalam pekerjaannya karena mereka tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan lebih banyak hal untuk meningkatkan karir.
Situasi ini menginspirasj EQuIC untuk mendukung guru ibu melalui program GIGIH – Gerakan Independen Guru Ibu Hebat. Bekerja sama dengan sekolah-sekolah/madrasah-madrasah, GIGIH bertujuan untuk mendukung guru ibu mengembangkan kehidupan profesionalnya dengan penyediaan lingkungan sekolah yang ramah ibu dan keluarga. Program akan dimulai pada 22 April, dimana sekolah diundang ke pertemuan sosialisasi di sekretariat EQuIC untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan penilaian kebutuhan.

Sekolah/madrasah yang berminat dapat menghubungi Program Officer Pak David di 0812-2223-2932