Saya memahami bahwa mengelola pendidikan di daerah-daerah terluar, terpencil dan di kepulauan kecil sungguh lah pekerjaa yang sangat berat. jangankan untuk mengejar mutu, untuk memenuhi standar pelayanan minimum saja, kepala madrasah dan tim madrasah akan menjumpai banyak tantangan, khususnya terkait kondisi geografis dan akses pada informasi, dan dukungan pihak luar. Namun begitu, untuk mengelola sebuah perubahan dalam mencapai pendidikan yang lebih bermutu, sebuah strategi memerlurkan sebuah kerja keras yang lebih besar dan konsisten.
“Kalau saja untuk memajukan pendidikan madrasah cukup dengan hanya bersantai-santai sambil minum kopi atau rebahan, maka di siang ini sudah banyak pengelola pendidikan yang sedang pulas tidurnya dan banyak sekali madrasah-madrasah yang bermutu tinggi di sekitar kita. Sayangnya, untuk meningkatkan mutu pendidikan kita, kita dituntut untuk bekerja keras, dan untuk kondisi di daerah bapak, kita harus bekerja lebih keras lagi,” ujar saya memulai penjelasan atas keluhannya.
Hal pertama yang harus kita ubah adalah cara kita melihat diri kita, ujar saya. Hal ini saya tegaskan karena semua peserta workshop itu adalah kepala dan ketua yayasan madrasah sasaran program Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia, yang telah dibantu dengan paket pelatihan di bidang Madrasah Efektif, Penyusunan EDM-RKM-RKAM, Penyusunan Kurikulum 2013, Pembelajaran Aktif, Manajemen Administrasi, Manajemen Perpustakaan, dan Penciptaan Madrasah Hidup Sehat. Setiap setelah pelatihan, madrasah diberi pendampingan untuk imlementasinya. Dan, madrasah diberi hibah sebesar 10 ribu dolar Australia, sekitar 100 juta untuk membiaya implementasi pelatihan itu. Jadi, madrasah menerima paket lengkap untuk meningkatkan mutu pendidikan mereka. Dan memang, kualifikasi pendidikan guru tidak dicakup dalam program yang hanya didesain berumur 3 semester ini.
Saya melanjutkan penjelasan. Saya ambil gelas air minum saya dan saya angkat tinggi-tinggi hinga semua 54 peserta workshop dapat melihat gelas saya. “Sekarang, coba bapak dan ibu lihat gelas ini dan jawab pertanyaan saya: Apakah gelas ini SETENGAH ISI atau SETENGAH KOSONG?” Sejenak, semua peserta diam. Saya ulangi pertanyaannya saya, setengah isi atau setengah kosong? kemudian mereka menjawab secara bersamaan dan berebutan: ‘setengah isi’ dan sebagian yang lain menjawab ‘setengah kosong’.
Kemudian saya melanjutkan, pada kenyataannya gelas itu terisi: setengah berisi air dan setengahnya berisi udara saja – kosong dalam pandangan mata kita. Bila kita hanya melihatnya semata-mata pada kekosongannya, maka kita akan mudah mengabaikan isi dan potensi air setengah gelas ini. Namun, bila yang menjadi fokus kita adalah air sebanyak setengah gelas itu, maka kita akan lebih mudah memikirkan air setengah gelasitu akan digunakan untuk apa, kapan akan dipergunakan, dan untuk tujuan apa air itu akan kita gunakan, untuk kita minum atau untuk menyiram tanaman. Itu semua terserah kita.
“Bapak kepala madrasah yang dari Pulau Burung, sekarang terserah kita mau melihat kekurang-kekurangan kita dan menjadikan hal-hal yang kita ratapi. Sekarang terserah kita apakah kita hanya melihat hambatan-hambatan itu dan fokus dan terus membesarkan hambatan itu dalam pikiran kita. Atau, dan berikut ini pilihan dan saran saya, kita fokus pada modal dan prestasi yang ada pada madrasah kita. Modal kita adalah sudah ada dua guru yang sarjana, semua guru sudah dilatih tentang pembuatan kurikulum dan pembelajran aktif dan seterusnya, saat ini madrasah sudah diakreditasi, saat ini kondisi dan lingkungan belajar madrasah jauh sudah lebih baik setelah dibantu program Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia. Saat ini madrasah sudah memiliki jaringan yang lebih kuat dengan sesama madrasah penerima bantuan. Saat ini hubungan dengan mentor-pengawas sudah sedemikian positif dan produktif dalam peningkatan mutu pendidikan. Saat ini, madrasah sudah terbangaun jaringan kerja dengan Pusat Pengembangan Madrasah di propinsi. Saat ini, keterlibatan masyarakat sudah semakin intensif pada madrasah. Nah, sekarang saya bertanya kepada Bapak dan Ibu sekalian. Untuk memajukan madrasah, apakah Bapak dan Ibu sekalian akan bermodalkan semua kesulitan itu atau modal dan prestasi yang telah dimiliki? Gelas itu kosong setengah atau isi setengah?” tentu saja, pilihan mereka adalah yang kedua, bahwa untuk memajukan madrasah mereka sudah punya modal besar untuk terus berkarya dan berprestasi.
Jadi, kita harus bersikap adil pada kenyataan kita. Kita harus pahami ada dua sisi dalam organisasi madrasah kita: ada kekuatan dan kelemahan. Mari kkita jadikan kekuatan yang kita punyai sebagai modal untuk menghilangkan dan membasmi kekurangan kita.
Yang kedua, dan ini sudah saya sampaikan pada tulisan sebelumnya (oleh karenanya, saya hanya copy-paste), Madrasah harus merubah cara pandangnya, pada diri sendiri dan pada lingkungannya. Selama ini, madrasah dan beberapa lembaga pendidikan sering melihat diri mereka sendiri adalah badan atau lembaga yang memerlukan uluran tangan semua pihak. Bahkan banyak manajer madrasah tanpa menyadari mereka memperlakukan madrasah sebagai beban masyarakat. Misalnya pada ekspresi, “saya tidak bisa meminta bantuan dana ke wali murid karena mereka semua miskin”. Sejalan dengan waktu, madrasah terlena dengan BOS dan membentuk perilaku “tangan di bawah”, sebagai pihak penerima bantuan. Dalam banyak kasus, madrasah kemudian bergantung sepenuhnya pada dana BOS ini.
Dalam pandangan saya, sikap dan cara pandang seperti sudah seharusnya diubah, sudah seharusnya kita berhijrah. Kemana? Kepada sikap saling berjabat tangan dengan siapa pun. Maksudnya adalah saat kita berjabat tangan itu menandakan kita satu posisi yang setara antara satu pihak dengan pihak yang lain. Berjabat tangan menandakan kita sama-sama saling membutuhkan antar para pihak, dan berjabat tangan menunjukkan semua pihak dalam posisi yang setara dan dapat bekerja sama untuk saling menguntungkan. Oleh karenanya, hijrah kita adalah berpindah dari posisi tangan di bawah, menjadi tangan-tangan yang saling berjabatan, tangan-tangan yang saling membutuhkan, yang setara dan saling bekerja sama untuk kemaslahatan bersama. Tentu merubah cara pandang saja bukan pekerjaan yang mudah, apalagi implementasinya. Namun, bila kita yakin bahwa rizki Allah akan datang dari segala penjuru, dari sudut-sudut yang tidak terduga, kenapa kita mencemaskannya.

5, 150 mmol L NaCl, 1 mmol L EDTA, 1 TritonX 100 X100; Sigma supplemented with protease and phosphatase inhibitors sodium orthovanadate S6508; Sigma, 1 mmol L DTT, 2 mmol L NaF S1504; Sigma, and complete Mini Protease Inhibitor Cocktail ROCHE dapoxetine priligy uk Although Tamoxifen is attributed to improving survival in a large percentage of breast cancer patients, its long term use has shown to have an increased risk two tenths of one percent in the development of uterine cancer
B Western blot analysis performed for cortical ?±ENaC, ??ENaC, and ??ENaC how to buy priligy in usa reviews
I wanted to thank you for this great read!! I definitely enjoying every little bit of it I have you bookmarked to check out new stuff you post…
Thanks a bunch for sharing this with all of us you actually know what you’re talking about! Bookmarked. Please also visit my web site =). We could have a link exchange arrangement between us!
I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.
I think other web-site proprietors should take this site as an model, very clean and fantastic user friendly style and design, let alone the content. You are an expert in this topic!
Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you. https://www.binance.com/pt-BR/join?ref=YY80CKRN
But wanna comment that you have a very decent site, I love the style it actually stands out.
I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?
I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.
Thank you, your article surprised me, there is such an excellent point of view. Thank you for sharing, I learned a lot.
Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.
Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.
Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.
37JLLogin makes it so simple to jump into the game. No more waiting around! One click and I’m ready to win. Easy as pie 37jllogin.
Okay, so I checked out 66winbet and gotta say, the site’s pretty slick. Easy to navigate and the games are actually fun. Definitely worth a look if you’re trying to find a new spot to play. Give 66winbet a shot, you might be surprised!
Alright, 798bet1… initial impressions are good. They seem legit and have a decent variety. Gonna give them a whirl this weekend and see how things go. See what the hype is about with 798bet1.
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me? https://accounts.binance.com/register-person?ref=JW3W4Y3A
QQ88 – A trusted online betting platform with clear legality, high security, diverse games, 24/7 support, transparent operations, and fast payouts. QQ88z Net/a>